UNTUK APA BERPOLITIK?

  • Whatsapp

Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

            Belum lama, saya berjumpa dengan sejumlah tokoh yang sedang merintis berdirinya sebuah partai Islam. Kepada mereka saya menyampaikan, bahwa berjuang di lapangan politik merupakan ibadah yang mulia. Tapi, setidaknya ada dua syarat, agar politik Islam meraih sukses: (1) ikhlas, (2) cerdas.

            “Jika berpolitik dengan niat dan tujuan untuk meraih kekuasaan duniawi semata, maka sebaiknya, tidak perlu dilanjutkan,” begitu pendapat saya.    Berpolitik di era ini juga memerlukan kepiawaian operasional yang sangat berat. Tanpa niat ikhlas dan kecerdasan berpolitik, maka pertolongan Allah tidak akan datang.

            Pragmatisme, sekulerisme, dan materialisme dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang politik, kini kian kencang digaungkan, oleh berbagai kalangan. Ada yang melarang untuk membawa-bawa agama dalam berbagai bidang kehidupan.

Politik, misalnya, kini sekedar dimaknai sebagai seni untuk meraih kuasa, dengan segala cara, terlepas dari pertimbangan agama. Seolah-olah membawa pertimbangan agama dalam berpolitik adalah tindakan tercela. Itulah politik sekuler, yang menafikan tuntunan Tuhan dan akhlak mulia.

            Sementara itu, umat Islam diajarkan sejak usia dini, bahwa Islam mengatur seluruh masalah kehidupan. Umat Islam sadar benar akan kewajiban mencontoh Nabi Muhammad SAW dalam segala aspek kehidupan; mulai urusan masuk kamar mandi dan cara pakai baju, sampai masalah ekonomi dan politik kenegaraan.  Urusan politik merupakan bagian dari ajaran Islam yang sangat penting, karena menyangkut pengelolaan kekuasaan untuk kemaslahatan rakyat – dunia dan akhirat.

Lanjut baca,

https://member.adianhusaini.id/member/blog/detail/untuk-apa-berpolitik

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *