TEOLOG KRISTEN: PLURALISME SUDAH GAGAL

  • Whatsapp

 Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

            Tahun 2020 ini, penerbit buku Kristen, BPK Gunung Mulia, mencetak kembali buku berjudul “Tritunggal dan Pluralisme Agama: Doktrin Tritunggal dalam Teologi tentang Agama-agama”.  Judul aslinya: Trinity and Religious Pluralism; The Doctrine of the Trinity in Christian Theology of Religions (2004), karya Velli-Matti Kärkkäinen.

            Penulis buku ini menyimpulkan bahwa paham Pluralisme telah gagal memenuhi janji-janji akan keterbukaan, toleransi dan kesetaraan. Dengan memberikan suatu jenis kesetaraan kepada semua agama, pada akhirnya mereka justru menyangkali kebenaran publik dari salah satu atau semua dari agama-agama itu.

            “Pluralisme juga gagal karena mereka tidak sungguh-sungguh menganut pluralitas agama-agama., sebaliknya menawarkan jawaban “benar” yang lain lagi, suatu jenis agama “universal”, yang terdiri dari pokok-pokok yang diambil dari beberapa agama, namun tidak sama persis dengan agama-agama itu. Oleh karena itu, mereka memperlakukan dialog dengan umat yang berbeda keyakinan secara serius dan tidak bersedia belajar dari umat yang berbeda keyakinan tersebut,” tulis buku ini. (hlm. 274).

            Dalam bukunya, Christian Theology: an Introduction, (Oxford: Blackwell Publisher, 1994), Alister E. Mcgrath, menyebutkan, bahwa ada tiga cara orang Kristen dalam melihat agama-agama lain, yaitu eksklusivisme, inklusivisme, dan pluralisme. Tentang pluralisme, dijelaskan: “In pluralism, no one religion is superior to any other; each and every religion is equally valid way to truth and God.”

Jadi, dalam paham pluralisme, semua agama dianggap jalan yang sama-sama sah menuju Tuhan. Tidak ada agama yang lebih hebat dibandingkan yang lain. Kaum Pluralis menolak klaim kebenaran dari tiap-tiap agama, lalu dengan gampangnya mengajak semua pemeluk agama memeluk satu teologi baru: semua agama sama-sama benar.

Lanjut baca,

http://member.adianhusaini.id/member/blog/detail/teolog-kristen:-pluralisme-sudah-gagal

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *