MERENUNGKAN 108 TAHUN PERJALANAN MUHAMMADIYAH

  • Whatsapp

Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

Pada bulan Juli 2020, Muhammadiyah dijadwalkan akan menggelar Muktamar ke-48 di Kota Solo, Jawa Tengah. Diperkirakan, akan hadir sekitar 1,5 juta pengunjung Muktamar tersebut. Berbagai acara telah digelar menjelang Muktamar. Banyak opini dikembangkan seputar Muhammadiyah. Tulisan ringkas ini sekedar mengenalkan kembali jati diri Muhamamdiyah. Semoga bermanfaat.

Persyarikatan Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada 8 Dzulhijjah 1330 atau 18 November 1912.  Menurut Alwi Shihab, dalam bukunya Membendung Arus, Muhammadiyah didirikan sebagai respon terhadap (1) praktik keagamaan yang dinilai menyimpang dari ajaran Islam, (2) gerakan Kristenisasi dan (3) gerakan Free Mason. (Lihat, Alwi Shihab, Membendung Arus: Repons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristen di Indonesia, (Bandung: Mizan, 1998).

            Dalam Anggaran Dasar (AD) Muhammadiyah, disebutkan: “Muhammadiyah berasas Islam” (pasal 4), dan “Maksud dan tujuan Muhammadiyah ialah menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.”  (pasal 6).  Lanjut baca,

http://member.adianhusaini.id/member/blog/detail/merenungkan-108-tahun-perjalanan-muhammadiyah

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *