MENGAPA PENDIDIKAN KARAKTER DI JEPANG SUKSES?

  • Whatsapp

(Artikel ini sudah dilengkapi versi audio di akhir halaman untuk member)

Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

            Pada hari Senin, 16 Maret 2020, Nesia Andriana, mahasiswa S3 Universitas Ibn Khaldun Bogor, berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Konsep Pendidikan karakter Siswa Sekolah Dasar di Indonesia dan Jepang”.

Disertasi ini disupervisi oleh Prof. Didin Hafidhuddin dan Dr. Endin Mujahidin. Bertindak sebagai penguji adalah Prof. Saiful Anwar, Dr. Adian Husaini, dan Dr. Budi Handrianto. Disertasi ini dikerjakan dengan sangat serius, dengan referensi buku dan jurnal yang melimpah. Bahkan, penulisnya pun – dengan biaya sendiri — mengadakan studi lapangan, langsung ke Jepang. Maka, para penguji tak ragu-ragu meluluskan dan memberikan predikat cum laude!

Penulis menguraikan, bahwa menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, inti persoalan yang dihadapi umat Islam zaman sekarang adalah loss of adab, yakni loss of discipline.  Proses untuk menanamkan adab disebut sebagai “ta’dib”. Itulah aktivitas terpenting dalam pendidikan.

Dengan ta’dib, maka dilakukan proses mendisiplinkan fisik, pikiran dan jiwa seseorang. Tujuannya adalah mengantarkan seseorang pada pemahaman yang tepat atas kedudukan segala sesuatu sesuai dengan potensi dan kapasitasnya.

Menurut Dr. Nesia, pendidikan anak di kalangan umat Islam khususnya di Indonesia saat ini banyak kehilangan konsep adab tersebut. Posisi orang tua sebagai pendidik yang utama, misalnya, untuk anak usia sekolah dasar – pada sebagian keluarga menengah ke atas – banyak ditinggalkan.

Posisi pendidik itu diambil alih oleh pembantu atau baby sitter atau orang lain yang kurang kompeten untuk mendidik sesuai dengan perkembangan zaman kekinian. Pengalihan tugas ini menyebabkan pelanggaran terhadap adab, karena pembantu, baby-sitter, atau orang lain yang kurang berkompeten, biasanya tidak termasuk sebagai variabel pendidik yang ideal bagi anak-anak.  Lanjut baca, http://member.adianhusaini.id/member/blog/detail/mengapa-pendidikan-

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *