MAHASISWA MUDAH DEPRESI, BEGINI SOLUSINYA

  • Whatsapp

Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

Pada 27 Oktober 2018 lalu, situs www.idntimes.com, memuat berita berjudul: “Survei Buktikan Mahasiswa Zaman Sekarang Mudah Depresi, Ini Sebabnya!” Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh National College Health Assessment di tahun 2014, sebanyak 33 persen mahasiswa yang menjalani survei, mengalami depresi selama kurang lebih setahun belakangan.

Penelitian lain di tahun 2015 juga menyimpulkan hasil yang senada bahwa 20 persen mahasiswa masa kini mencari perawatan dan konsultasi jiwa terkait tekanan yang mereka alami di dunia akademis. Bahkan, 9 persen di antaranya mengaku, secara serius mereka sempat terlintas untuk bunuh diri karena tak kuat menanggung beban yang dialaminya.

Disebutka juga, bahwa depresi mental mahasiswa zaman sekarang semakin bertambah ketimbang 23 tahun yang lalu. Gregg Henriques, Ph.D, seorang professor dari James Madison University di Virginia, mengatakan bahwa angka-angka yang didapatkan dari hasil penelitian di atas merupakan indikasi bahwa mahasiswa masa kini mengalami hal serius yang disebut krisis kesehatan mental.

            Jumlah mahasiswa yang mengalami depresi dan kekhawatiran berlebih di pertengahan tahun 80-an, berkisar di angka 10-15 persen. Angka itu melonjak drastis di tahun 2010-an di angka 33 hingga 40 persen dengan berbagai gejala yang mengikutinya, seperi gangguan makan, menyakiti diri sendiri hingga keputusan untuk bunuh diri.

            Apa penyebab depresi pada mahasiswa zaman sekarang? Mayoritas mahasiswa mengaku bahwa mereka ditekan untuk bisa membuktikan bahwa mereka sukses secara akademis. Orang tua mereka juga telah mengeluarkan banyak biaya untuk para mahasiswa ini sehingga muncul rasa penyesalan jika tak bisa selesai tepat waktu, dengan hasil yang memuaskan.  Sementara untuk mencapai kesuksesan tersebut, banyak pula rintangan dan ujiannya. Rupanya para mahasiswa ini merasa takut menghadapi rintangan dan ujian, karena dihantui rasa takut gagal sebelumnya.

            Selain itu, tekanan dari pihak luar, media sosial turut menjadi penyebab stres para mahasiswa ini. Sosial media meningkatkan level kekhawatiran dan depresi pada seseorang karena secara tak sadar ia membandingkan kehidupannya dengan kehidupan orang lain yang ditunjukkan melalui postingan-postingan di sosial medianya.

  Solusinya…….

Lanjut baca,

http://member.adianhusaini.id/member/blog/detail/mahasiswa-mudah-depresi,-begini-solusinya

Artikel sudah dilengkapi versi audio

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *